top info

Wednesday, May 2, 2012

Penduduk NUSANTARA dari luar Galaksi BIMASAKTI ?


Ketika ALLAH, melalui Al-Quran mengisyaratkan kepada manusia dan jin untuk bisa menembus langit dan bumi. Banyak orang percaya, tantangan ini telah berhasil dijawab oleh bangsa Jin, bahkan menurut mereka Fenomena UFO yang terlihat belakangan ini, berasal dari penampakan makhluk gaib ini.
Bagaimana dengan manusia ?
Benarkah umat manusia, hanya mampu sampai ke Bulan dan itupun cuma sebentar ?
Se-primitif itukah teknologi, yang dimiliki Manusia, keturunan Nabi Adam ???
Hai jama‘ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.” (QS. Ar-Rahman (55) ayat 33)
Manusia telah menjelajah angkasa, ribuan tahun yang silam
Berdasarkan Penemuan Arkeologis, diperoleh informasi teknologi manusia sekarang, sangat jauh tertinggal dari teknologi di masa lalu. Sebagaimana terlihat pada gambar berikut…


Peche Merle Cave, France, paintings, 17.000-15.000 SM
Pada lukisan di atas, yang berasal dari masa ribuan tahun yang silam, terlihat, umat manusia telah mengenal teknologi antariksa (bukti-bukti arkeologi, yang lain bisa klik disini). Nampaknya, umat manusia mengalami kemunduran teknologi, diperkirakan disebabkan oleh kehancuran peradaban akibat dari peperangan dan bencana alam.
Bani Adam, di Planet lain…
Ketika ALLAH menciptakan Nabi Adam. ALLAH mengajarkan kepadanya semua nama-nama (ilmu pengetahuan universal), yang bahkan tidak dipahami oleh Para Malaikat sekalipun. Dan saat pengetahuan itu diuji, leluhur seluruh umat manusia ini telah membuat Para Malaikat terkagum-kagum, dan pada akhirnya ALLAH memerintahkan mereka untuk sujud kepada Adam (silahkan baca : Berdasarkan Genetika, Semua Manusia Berpotensi Menjadi Jenius).
Dengan pengetahuan yang sedemikian tinggi yang dimiliki oleh Nabi Adam, logikanya kalau hanya sekedar membuat sebuah pesawat antar galaksi, rasanya bukan sesuatu yang sulit bagi beliau. Dan pengetahuan antariksa ini, tentunya diwarisi juga oleh generasi-generasi awal umat manusia.
Atas dasar pemahaman inilah, disimpulkan di masa ribuan tahun yang silam, umat manusia bukan saja membangun peradaban di bumi, melainkan juga telah merintis koloni-koloni di planet-planet lain, yang memiliki sumber-sumber peghidupan yang cocok bagi umat manusia.
13309860741200312515
Dan bukan mustahil, Fenomena UFO yang muncul akhir-akhir ini berasal dari saudara-saudara kita dari Planet-Planet yang  jauh. Hal ini semangkin diperkuat dari pernyataan saksi-saksi mata, mengenai keberadaan alien (Blond, Nordic, Vegan dan lain-lain), ternyata fisiknya seperti manusia.
Beberapa pendapat pendukung lainnya…
- Pernyataan Sergeant Clifford Stone yang mengatakan bahwa banyak sekali alien-alien yang berwujud manusia- Pernyataan David Wilcox yang mengatakan bahwa dari sumber intelijen diketahui paling tidak pada 8 galaksi yang mayoritas penduduknya adalah manusia
- Kenyataan bahwa DNA Alien Grey bisa dikombinasikan dengan DNA Manusia (Buku The Threats – David Jacobs) mengindikasikan bahwa ada kemiripan DNA .
- Pernyataan Alien Janos bahwa mereka tadinya adalah manusia bumi yang pindah dari bumi untuk menghindari perang (Buku The Janos People – Frank Johnson)
Sumber : Anugrerah Sentot Sudono, Islamic UFO
Kenyataan bahwa terdapat Bani Adam di Planet lain, juga di amini oleh Dicky Zainal Arifin pengarang buku Novel Arkhytirema. Buku yang sumbernya diperoleh melalui hasil insvestigasi astral dalam bentuk “time travel”, menceritakan keberadaan Bani Adam, yang tersebar di beberapa Planet di luar Bumi di antaranya :
- bangsa TRUNKA di Planet TRUNKA di gugusan ORNORAG
- bangsa ERATUS di Planet UNDAMUNGTHA gugusan GHURABHAL
- bangsa NEGRIDA di Planet TRABIX gugusan BINNURA
- bangsa LEMURIAN di Planet LEMURIAN di sisi luar galaksi BIMASAKTI berdekatan dengan galaksi ANDROMEDA
Sumber : Mencari Penghuni Langit (Grup Facebook)
Menurut Kang Dicky, Bangsa Lemurian, berasal dari Benua Lemuria yang keberadaannya saat ini lebih dikenal dengan nama Nusantara. Bahkan salah seorang Penduduk Lemurian yang bernama Aki Tirem (Arkhytirema), menjadi salah seorang leluhur dari Masyarakat Sunda dan Suku Jawa.

Patung Sphinx, Bukti Arkeologis Bencana Nuh 13.000 tahun yang silam


Banyak Arkeologi bingung, mengapa Sphinx di Mesir menghadap ke arah barat daya (Southwest).
Padahal sudah kita pahami bersama, berdasarkan penelitian catatan-catatan mengenai Mesir kuno, melalui gambar-gambar yang terdapat pada piramid dan sphinx, diketahui bahwa penguasa yang membangun benda-benda itu, mendewakan Matahari.
Oleh karenanya, apabila kita imaginasikan wajah Sphinx menghadap ke arah ufuk timur, tempat terbitnya matahari, secara mengejutkan diperoleh fakta bahwa Mekkah ternyata berada di wilayah kutub utara.
Apa makna semua ini ?
Seorang cendikiawan muslim, ustadz Nazwar Syamsu menduga, pergeseran posisi menghadap pada Sphinx erat kaitannya dengan bencana maha dahsyat ribuan tahun yang silam, yang kita kenal sebagai bencana banjir Nuh (Sumber : Yuwie.Com).
Hal ini juga didukung oleh informasi Al Qur’an, yang menceritakan posisi Bakkah (Mekkah), berada di wilayah Utara (QS. Nuh (71) ayat 14), sebelum peristiwa bencana Nuh (Sumber : Sains dan Dakwah).
Sphinx, adalah patung singa bermuka manusia yang juga merupakan obyek penting dalam penelitian ilmuwan, tingginya 20 meter, panjang keseluruhan 73 meter, dianggap didirikan oleh kerajaan Firaun ke-4 yaitu Khafre.
Namun, melalui bekas yang dimakan karat (erosi) pada permukaan badan Sphinx, ilmuwan memperkirakan bahwa masa pembuatannya mungkin lebih awal, paling tidak 10 ribu tahun silam sebelum Masehi.
Seorang sarjana John Washeth juga berpendapat: Bahwa Piramida raksasa dan tetangga dekatnya yaitu Sphinx, jika dibandingkan dengan bangunan masa kerajaan ke-4 lainnya, sama sekali berbeda, Sphinx diperkirakan dibangun di masa yang lebih purba.
Dalam bukunya “Ular Angkasa“, John Washeth mengemukakan: perkembangan budaya Mesir mungkin bukan berasal dari daerah aliran sungai Nil, melainkan berasal dari budaya yang lebih awal.
Ahli ilmu pasti Swalle Rubich dalam “Ilmu Pengetahuan Kudus” menunjukkan: pada tahun 11.000 SM, Mesir pasti telah mempunyai sebuah budaya yang hebat. Pada saat itu Sphinx telah ada, hal ini bisa terlihat, pada bagian badan Sphinx yang jelas sekali ada bekas erosi. Diperkirakan akibat dari banjir dahsyat di tahun 11.000 SM.

Perkiraan erosi lainnya pada Sphinx adalah air hujan dan angin.
Washeth mengesampingkan dari kemungkinan air hujan, sebab selama 9.000 tahun di masa lalu dataran tinggi Jazirah, air hujan selalu tidak mencukupi, dan harus melacak kembali hingga tahun 10.000 SM baru ada cuaca buruk yang demikian.
Washeth juga mengesampingkan kemungkinan tererosi oleh angin, karena bangunan batu kapur lainnya pada masa kerajaan ke-4 malah tidak mengalami erosi yang sama. Dan bisa terlihat, pada tulisan berbentuk gajah dan prasasti peninggalan kerajaan kuno, dimana tidak ada sepotong batu pun yang mengalami erosi, separah Sphinx.
Profesor Universitas Boston, dan ahli dari segi batuan erosi Robert S. juga setuju dengan pandangan Washeth sekaligus menujukkan: Bahwa erosi yang dialami Sphinx, ada beberapa bagian yang kedalamannya mencapai 2 meter lebih, dan jelas sekali merupakan bekas setelah mengalami tiupan dan terpaan angin yang hebat selama ribuan tahun.
Washeth dan Robert S. juga menunjukkan: Teknologi bangsa Mesir kuno tidak mungkin dapat mengukir skala yang sedemikian besar di atas sebuah batu raksasa, produk seni yang tekniknya rumit.
Jika diamati secara keseluruhan, kita bisa menyimpulkan secara logis, bahwa pada masa purbakala, di atas tanah Mesir, pernah ada sebuah budaya yang sangat maju, namun karena adanya pergeseran lempengan bumi, daratan batu tenggelam di lautan, dan budaya yang sangat purba pada waktu itu akhirnya disingkirkan, meninggalkan piramida dan Sphinx dengan menggunakan teknologi bangunan yang sempurna.
Dalam jangka waktu yang panjang di dasar lautan, piramida raksasa dan Sphinx mengalami rendaman air dan pengikisan dalam waktu yang panjang.
Temuan ahli arkeologi, berkenaan dengan Sphinx nampaknya sejalan dengan temuan Geologi, yang memperkirakan pada sekitar masa 11.000 SM, pernah terjadi banjir global yang melanda bumi. (Sumber : Kapal Nabi Nuh, Misteri Sejarah Peradaban Manusia ).
Peristiwa banjir global inilah, yang menurut Ustadz H.M. Nur Abdurrahman, sebagai banjir di era Nabi Nuh. Yang sangat luar biasa, dan memusnahkan seluruh peradaban ketika itu, dan yang tersisa adalah mereka yang meyakini Syariat Allah, melalui utusanNya Nabi Nuh As.

Misteri Piramid Giza, Teori Alien dan Banjir Nabi Nuh


Pada saat Great Pyramid di Giza Mesir dibangun, jika berdasarkan keadaan Piramid serta tenaga kerja yang mendirikannya, Para Arkeolog memperkirakan Penduduk Mesir ketika itu mencapai 50 juta orang
Diperkirakan PIRAMID tersebut dibangun pada sekitar tahun 3.000 sebelum masehi, dimana penduduk dunia baru sekitar 20 juta orang
Jika seluruh penduduk dunia di tahun 3.000 Sebelum Masehi, dikumpulkan di Mesir… ternyata masih ada 30 juta orang misterius
Siapakah 30 juta orang Misterius itu ????
Setidaknya ada 2 teori….
1. Ke-30 juta orang itu, ALIEN dari Planet lain
UFO (Pesawat ALIEN) dan Mesir Kuno
Laporan paling tua mengenai pesawat dari luar angkasa yang mendarat dibumi ini berasal dariabad ke-15 sebelum Masehi, yaitu pada sebuah tulisan Mesir kuno (papirus) yang merupakan bagian dari buku harian Raja Thutmosis III (1504-1450 SM) yang merupakan raja Mesir terbesar dimasa lalu dengan daerah kekuasaannya sampai kesungai Euphrat dan Sudan.
Laporan itu terjadi pada salah satu ekspedisi penaklukkan yang dipimpinnya langsung, dimana dalam perjalanannya Thutmosis III melihat adanya sebuah lingkaran api muncul diangkasa dengan panjang sekitar 1 rod atau ± 5 meter tanpa mengeluarkan suara dan perlahan bertambah tinggi naik keangkasa menuju keselatan dan menghilang dikegelapan malam…
Ada hal menarik, jika ketinggian Piramid di Giza, di-kalikan 1 milyar, akan diperoleh angka 148.208.000 km, yang mendekati jarak antara Bumi dan Surya : 149.450.000 km.
Di Mesir ada sebuah pulau, yang bernama Elefantine atau Gajah. Pulau ini sudah sejak dulu bernama Pulau Gajah, sebagaimana tertulis di dalam Naskah-Naskah Kuno. Di masa sekarang, jika pulau itu di lihat dari angkasa, dengan pesawat terbang (karena disana tidak terdapat bukit yang tinggi), memang berbentuk seperti Gajah. Darimana Orang Mesir Kuno, memberi nama “Gajah”, untuk pulau itu ?

2. Piramid dibangun, jauh lebih awal dari yang diperkirakan
Diperkirakan ribuan tahun yang silam, Mesir pernah dihuni satu bangsa yang memiliki teknologi tinggiMasyarakat ini kemudian musnah, ketika terjadinya bencana banjir global di bumi (Bencana Nuh).
Melalui bekas yang dimakan karat (erosi) pada permukaan badan Sphinx, ilmuwan memperkirakan bahwa masa pembuatannya mungkin lebih awal, paling tidak 10 ribu tahun silam sebelum Masehi.
Seorang sarjana John Washeth juga berpendapat: Bahwa Piramida raksasa dan tetangga dekatnya yaitu Sphinx, jika dibandingkan dengan bangunan masa kerajaan ke-4 lainnya, sama sekali berbeda,Sphinx diperkirakan dibangun di masa yang lebih purba.
Dalam bukunya “Ular Angkasa“, John Washeth mengemukakan: perkembangan budaya Mesirmungkin bukan berasal dari daerah aliran sungai Nil, melainkan berasal dari budaya yang lebih awal.
Ahli ilmu pasti Swalle Rubich dalam “Ilmu Pengetahuan Kudus” menunjukkan: pada tahun 11.000 SM, Mesir pasti telah mempunyai sebuah budaya yang hebat. Pada saat itu Sphinx telah ada, hal ini bisa terlihat, pada bagian badan Sphinx yang jelas sekali ada bekas erosi. Diperkirakan akibat dari banjir dahsyat di tahun 11.000 SM.

Piramid Khufu di Giza, merupakan bangunan batu yang di dalamnya terdapat ruangan seluas 4.072 meter persegi. Balok-balok batunya sebanyak 2,3 juta batang, dengan berat antara 2.5 ton sampai 50 ton, tersusun dengan ketinggian mencapai 481 kaki.
Untuk membawa batu-batu Piramid tersebut, menuju ke kawasan padang pasir, jika menggunakan teknologi dari tahun 3.000 sebelum masehi, yaitu dengan cara meletaknya pada batang-batang pohon yang dijajar kemudian digelindingkan. Tentu akan menggunakan ratusan ribu batang kayu, yang jadi pertanyaan darimana Fir’aun Mesir memperoleh batang kayu sebanyak itu ?
Belum lagi, bagaimana jutaan batu-batu itu bisa diangkat ke atas, serta teknik pemotongan batu yang sedemikian canggih, sehingga sudutnya disebelah Tenggara tegak, hanya setengah inci lebih tinggi dari sudutnya di sebelah Barat Laut. Rasanya sangat mustahil, jika dikerjakan dengan menggunakan teknologi dari tahun 3.000 sebelum masehi.

Tuesday, March 27, 2012

PMKRI: Rakyat Akan Melawan Kenaikan Harga BBM





JAKARTA,  Rencana menaikkan harga bahan bakar minyak di tengah gelombang penolakan dan kesulitan hidup rakyat memperlihatkan pemerintah tidak pro pada aspirasi rakyat.
.


"Mahasiswa dan rakyat akan terus melawan kebijakan yang tidak pro-rakyat itu," kata Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Parlindungan Simarmata, di Jakarta, Senin (26/3/2012).
Hingga kini, pemerintah tetap ngotot ingin menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan alasan mengikuti kenaikkan harga minyak mentah dunia dan mengantisipasi membengkaknya subsidi di APBN. Kebijakan itu ditentang beberapa fraksi partai politik di DPR RI.
Parlindungan Simarmata meminta pemerintah untuk serius mempertimbangkan lagi soal rencana menaikkan harga BBM karena kebijakan ini akan sangat menyulitkan kehidupan masyarakat. Jika tidak mau mengakomodasi kesulitan rakyat akibat kebijakan itu, pemerintah dianggap tidak pro terhadap kepentingan masyarakat.
"Sudah saatnya mahasiswa dan rakyat bersatu untuk menyuarakan aspirasi dan bergerak melawan rezim yang tidak peka dan tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat," katanya

Sunday, March 25, 2012

Bangun Dari Tidur Yang Lama

jakarta - hey ,guys apa kabar? , gak nyangka banget udah setahun gw gak nulis2 blog gw ini lagi.
nah, sekarang gw mau mulai blog lagi , mohon bantuan dari kalian2 ini yah hehehe !
maklum mulai sibuk kulia + kerja sie. kerjaan slalu menumpuk menjadikan itu sebagai beban pikiran, dan sangat susah di kendalikan. 

gmana ne kabarnya anak-anak muda kita ? pasti baik lah selain dimana pemuda Indonesia mulai bisa menciptakan  mobil dan pesawat terbang milik anak SMK , begitu mengejutkan dunia Kabar dan lain-lain.

setiap orang ada masalah , tergantung bagaimana kita bisa melihat Sikon , cara penyelesaian DLL. 
semua biarkan seperti air mengalir saja, saya adalah orang yang kirang begitu suka menulis , tapi yah apa salah nya di coba tulisan saya ini.

dan lagi selama kurang lbih stahun ini saya join dengan salah satu club atau organisasi yang bernama " Club LEO" sebagai anak organisasi dan organisasi induknya yaitu " Lions "
mereka adalah organisasi yang berbau sosial dan siap membantu sapa pun !! dan lagi saya bergerak di bagian jayakarta , itulah markas kami ank2 LEO , kami begitu antusias untuk memberikan yang terbaik bagi Leo dan Lions. 

masih banyak hal yang ingin sampaikan tapi berhubung waktu sudah larut jadi segini dlu deh !!

dan lagi kami member club Leo juga ingin mencari orang yang serius dalam berorganisasi 
kalau berminat boleh Contact Us di 087889256095 atau pin bb ; 237DFBBD.
sekian dan terima kasih !!

Einstein Benar, Tak Ada yang Lebih Cepat dari Cahaya




GENEVA,
 Tim peneliti ICARUS pimpinan Carlo Rubia yang melakukan eksperimen ulang tentang neutrino menemukan bahwa neutrino bergerak tak lebih cepat dari kecepatan cahaya.

"Hasil penelitian sangat meyakinkan dan memberi tahu kita bahwa ada yang tidak beres dengan temuan OPERA," kata Rubia seperti dikutip AP, Jumat (16/3/2012).

September 2011 lalu, tim yang tergabung dalam eksperimen Oscillation Project with Emulsion-tRacking Apparatus (OPERA) menemukan bahwa kecepatan neutrino melebihi cahaya (300.000 km/detik).

Neutrino adalah partikel dasar dengan massa yang sangat kecil. Partikel ini tercipta dari peluruhan radioaktif, reaksi fusi yang terjadi di matahari atau reaktor nuklir atau ketika sinar kosmik menabrak sekelompok atom.

Dalam penelitian yang dilakukan di Gran Sasso National Laboratory, Italia, di kedalaman 1.400 meter, peneliti menguji neutrino yang ditembakkan dari Laboratorium Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN), Swiss.

Tim OPERA menemukan bahwa neutrino bergerak 60 nanodetik lebih cepat dari cahaya. Temuan ini menggegerkan sebab Albert Einstein menyatakan bahwa tak ada partikel yang bergerak lebih cepat dari cahaya.

Beberapa peneliti meragukan temuan tersebut dan menganggapnya hal yang tidak mungkin. Banyak pihak yang menyebutkan adanya kesalahan, baik dalam instrumen maupun tata cara penelitian.

Tim peneliti lain kemudian mencoba melakukan eksperimen ulang untuk membuktikan kebenaran hasil tim OPERA. Salah satu upaya pembuktian dilakukan tim ICARUS.

Tim ICARUS melakukan eksperimen menggunakan 600 ton-4300 argon cair untuk mendeteksi kedatangan neutrino yang dikirimkan pada kedalaman 730 km dari CERN.

Menegaskan kembali hasil penelitian, Sandro Centro, juru biacara tim ICARUS, mengungkapkan bahwa kecepatan gerak neutrino sama dengan kecepatan cahaya, dengan sedikit deviasi.

"Sekarang kita 100 persen yakin bahwa kecepatan cahaya adalah kecepatan neutrino," ungkap Centro seperti diberitakan BBC, Jumat kemarin.

Menurut Centro, temuan kontroversial tim OPERA adalah buah dari ketidakcermatan dalam penelitian, seperti yang sempat diakui sendiri oleh tim OPERA pada bulan Februari 2012.

Diberitakan Nature pada 22 Februari lalu, OPERA menyakatan bahwa kesalahan pengukuran bisa diakibatkan oleh kesalahan koneksi yang berpengaruh pada hasil bacaan GPS dan jam master OPERA.

Hasil penelitian ICARUS tentu sedikit melegakan, terutama bagi yang tak percaya hasil riset OPERA. Kini, ilmuwan bisa yakin bahwa teori Einstein belum terbantahkan.

Menanggapi hasil penelitian ICARUS, Antonio Ereditato yang merupakan anggota OPERA mengatakan, "Hasil ini sesuai dengan temuan terbaru kami bahwa ada komponen yang tak berfungsi dalam eksperimen kami."

Ditanya apakah tim OPERA kecewa dengan hasil terbaru riset neutrino, Ereditato menuturkan, "Beginilah ilmu pengetahuan bekerja. Apa pun itu, semua adalah kemajuan dalam pengetahuan kita secara global.

"

Truk Eropa Meluncur ke Stasiun Antariksa

KOROU, Badan Antariksa Eropa (ESA) meluncurkan wahana luar angkasa sebesar bus yang membawa logistik ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), Jumat (23/3/2012).
Wahana yang diberi nama Automated Transfer Vehicle (ATV) itu meluncur dengan roket Ariane 5 dari pusat peluncuran satelit Kourou, Guyana Perancis, pukul 01.30 waktu setempat atau 11.30 WIB.
ATV membawa logistik berupa air, makanan, oksigen, dan bahan bakar untuk mendukung operasional enam astronot yang saat ini bertugas di stasiun antariksa internasional. Logistik seberat 20 ton yang dibawa ATV merupakan beban terberat yang pernah dibawa kargo antariksa sejak AS menghentikan program pesawat ulang alik.
Roket Ariane akan membawa ATV hingga ketinggian 260 km di atas permukaan tanah, kemudian roket pendorong akan melanjutkan hingga ketinggian 130 km lagi.
"Ini baru awal perjalanan panjang. Masih ada fase-fase kritis, khususnya pertemuan dengan ISS yang akan terjadi malam hari antara tanggal 28 dan 29 Maret waktu Perancis," kata Direktur Umum ESA Jean-Jacques Dordain yang dilansir situs BBC.
Ini merupakan peluncuran ATV yang ketiga kalinya. ESA sebelumnya telah meluncurkan wahana serupa pada tahun 2008 dan 2011. Untuk wahana ketiga diberi julukan Edoardo Amaldi untuk menghormati ilmuwan asal Italia yang menemukan neutron lambat yang menjadi dasar pembangkitan listrik dari nuklir.

Perut Bocah Ini Terus Membesar


Dandi Maryadi (2) digendong ibunya saat ditemui di RS Sariningsih Bandung, Sabtu (24/3/2012). Bocah ini terserang tumor di perutnya. Tumor di perut juga membentuk kantung yang menampung cairan, sehingga perut Dandi terus membesar.

BANDUNG,  Dandi Maryadi (2) terus menangis di pelukan ibunya, Rani Sofiani. Tepukan pelan maupun buaian sang ibu tidak berhasil meredakan raungan tangisnya yang memenuhi bangsal perawatan kelas III di RS Sariningsih Bandung, Sabtu (24/3/2012).
Dilihat lebih jelas, ada yang berbeda dari bocah yang masih saja menangis ini. Perutnya membusung kencang, berwarna putih dengan urat kebiruan yang tersebar di berbagai lokasi. Bila dibandingkan dengan anggota badan yang lainnya, perut Dandi mengembang jauh lebih besar. Itulah yang membuatnya terus-terusan menangis, karena perutnya tertekan.
Sang ibu berujar, Dandi memiliki tumor di perutnya. Kondisi itu terjadi setelah dia berumur satu tahun. Padahal, sewaktu lahir dengan bobot 4 kilogram pada tanggal 8 November 2009, anak pertama Rani ini tidak menunjukkan gejala yang aneh. Keluarga tersebut merupakan warga Kampung Walahir, Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut.
Ayah Dandi, Ajay, menuturkan, selain tumor, perut Dandi membusung besar karena berisi cairan. Berdasarkan penjelasan dokter, tumor Dandi juga memiliki kantong, sehingga menampung cairan dan mengakibatkan perutnya terus membesar. Tidak cukup itu, pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa tumor sudah mencapai kepala Dandi dan mengakibatkan separuh badannya sulit digerakkan.
"Dandi tidak bisa makan padat, akhirnya hanya mendapatkan susu UHT saja," ujar Ajay sambil menunjukkan bibir Dandi yang kering dan mengelupas.
Saat ini, Dandi tengah menanti operasi di RS Sariningsih. Ajay mengungkapkan bahwa operasi tersebut bakal menelan biaya Rp 15 juta hanya untuk menyedot cairan sekaligus mengangkat tumor di perut. Dia mengaku sudah menyetujui tindakan operasi meski masih kebingungan soal biayanya.

Saturday, March 24, 2012

Suhu Panas Menyengat, Palembang Lengang

Jakarta Suhu Panas Menyengat dirasakan warga Palembang. Suhu diperkirakan mencapai 35-36 derajat celcius menyebabkan sebagian besar warga Palembang di hari libur ini memilih berdiam di rumah.Berdasarkan pemantauan detik.com, sejak Sabtu (24/03/2012) pagi hingga sore ini, suasana kota Palembang tampak lengang. Jalanan yang biasanya padat, meskipun hari libur, justru terlihat lengang. Begitu juga dengan pertokoan, mall, dan pasar tradisional."Panas nian. Sudah tiga hari sepi pembeli, tampaknya orang lebih senang di rumah," ujar Makyun, pedagang kelontongan di kawasan Gaya Baru, Palembang, Sabtu (24/03/2012).Sementara di perkampungan, warga lebih banyak keluar rumah atau teras dengan betelajang dada. “Gila, panas nian tiga hari ini,” ujar Ujang, warga 13 Ilir. "Badan terasa seperti puasa bae. Tiga mandi, masih juga berkeringat," lanjutnya.Jika siang hari udara panas, maka pada malam hari selama tiga hari terakhir, hujan dan angin kencang melanda Palembang."Serasa di tanah suci Mekkah bae. Siang panas dan malam dingin," kata Makyun.

Ada Hajatan, 300-an Massa Ormas Kembang Latar Bikin Macet di Pamulang

Jakarta Sekitar 300 orang anggota organisasi massa (ormas) Kembang Latar yang hendak pergi kondangan terpaksa ditegur kepolisian sektor (Polsek) Pamulang. Sebab, mereka membawa atribut organisasinya berupa bendera Kembang Latar.


"Mereka mau kondangan, hanya bawa bendera sehingga diberhentikan, kan tidak dibenarkan," kata Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KSPK) Polsek Pamulang, Aiptu Gustiono, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (24/3/2012). Dijelaskan Gustiono, tindakan itu dilakukan pihaknya sesuai dengan imbauan Kapolda Metro Jaya, bahwa tidak dibenarkan membawa atribut ormas dalam arak-arakan kondangan. "Kalau ada acara kondangan tidak boleh muter-muter bawa bendera ormas," tutur Gustiono. Namun, ketegangan sempat terjadi saat petugas kepolisian berusaha menertibkan rombongan tersebut. Anggota Kembang Latar tidak menerima teguran polisi.
"Ada yang agak ngotot, dikasih tau tapi ngotot. Tapi kita tidak bisa terima begitu saja, ini kan imbauan Kapolda," ungkap Gustiono.

Menurut dia, kejadian itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Siliwangi, Pamulang. Saat itu, massa Kembang Latar mengendarai 150 motor. Arak-arakan itu sempat menimbulkan kemacetan di jalan tepat di depan kantor Wali Kota Tangerang Selatan. "Mereka kumpul di samping polsek. Sekitar 300 orang dengan 150 motor lah. Sempat macet," tandas Gustiono. Hingga pukul 22.00 WIB kondisi ruas jalan di Pamulang sudah berangsur lancar setelah rombongan meninggalkan Polsek Pamulang.