Friday, September 23, 2011

Enam Perempuan Diperlakukan sebagai Budak Seks



BEIJING,  — Seorang pria di China ditahan setelah mengurung enam perempuan di ruang bawah rumahnya dan memperlakukan mereka sebagai budak seks. Dua di antara korban meninggal dan seorang di antaranya berhasil lolos, serta melaporkannya ke polisi.
Surat kabar Southern Metropolis Daily, seperti dikutip Reuters, melaporkan, pria tersebut bernama Li Hao (34), seorang pensiunan pemadam kebakaran di kantor pemerintahan di Luoyang, Provinsi Henan.
Ia dituduh membunuh dua orang wanita dan menguburnya di ruang bawah tanah rumahnya. Li ditahan sejak 6 September lalu. Dia diduga menculik enam pekerja kelab malam dan memerkosanya berulang kali. Dia juga memperlakukan para korban tidak manusiawi dengan hanya memberi makan tiap dua hari sekali.
Li kadang-kadang melepas para perempuan tersebut dari ruang bawah tanah hanya saat dia kehabisan uang. Ia memaksa para wanita itu berhubungan seks dengan pria lain, dan ia pun memperoleh uang.
Seorang perempuan (23) berhasil meloloskan diri dan melaporkan kejadian tersebut hingga akhirnya misteri ruang bawah tanah terbongkar. Li memiliki satu anak dan seorang istri. Mereka baru menyadari keberadaan ruang bawah tanah tersebut setelah suaminya ditahan.
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan dua mayat terkubur di penjara bawah tanah tersebut.

No comments:

Post a Comment